Pelanggan Bilang I HATE FAST!! Ini Penjelasan Resmi SmartFren Kemarin

Pelanggan Bilang I HATE FAST
Pelanggan Bilang I HATE FAST

Pada berang ya karena ulah SmartFren akhir-akhir ini dengan masalah pada koneksi-nya? Melalui website resminya, SmartFren mengungkapkan bahwa B Phase 2 sedang mengalami gangguan layanan karena putusnya kabel submarine oleh jangkar kapal minyak di antara pulau Bangka dan Pulau Batam pada hari Sabtu, tanggal 23 Maret 2013.

Namun kesalahan terbesar Perusahaan Telekomunasi ber-Slogan Anti Lelet tersebut adalah tidak memberitahukan masalah tersebut dengan sesegera mungkin ke semua konsumen-nya. Alhasil, banyak pelanggan yang berang dan komplain sambil misuh-misuh melalui beberapa media sosial seperti Facebook dan Twitter.

Tentunya itu adalah hal yang sangat wajar, mengingat pihak SmartFren baru memberikan konfirmasi resmi hari ini (26 Maret 2013). Tapi denger-denger SmartFren mendapat teguran dari Kementerian Kominfo dan mau memberikan ganti rugi ke semua pelanggan-nya. Jadi kita tunggu saja bukti nyata dari mereka, semoga saja bukan omong kosong belaka.

Berikut ini pernyataan resmi dari Pihak SmartFren yang saya kutip dari website mereka:


Smartfren Minta Maaf atas Gangguan Layanan yang Terjadi


Smartfren mengalami gangguan layanan akibat putusnya jaringan kabel di jalur utama dan jalur cadangan

Jakarta – PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren), penyedia layanan telekomunikasi berbasis teknologi canggih CDMA EV-DO Rev. B Phase 2, sedang mengalami gangguan layanan dikarenakan putusnya kabel submarine oleh jangkar kapal minyak di antara pulau Bangka dan Pulau Batam pada hari Sabtu, 23 Maret 2013.

Jaringan ini merupakan rute utama jaringan internet Smartfren menuju Singapore sebelum internet global. Saat itu, layanan internet masih dapat berjalan melalui jaringan backup trans Sumatra di dua sisi, yaitu jalur timur dan barat.

Namun beberapa jam kemudian, kabel jalur timur terputus karena adanya tanah longsor di sekitar Palembang dan jalur barat juga terputus karena adanya konstruksi oleh pihak lain.

Dengan kejadian ini, Smartfren hanya mampu melayani data dengan kapasitas sekitar 10% dari normal kapasitasnya, mengakibatkan penurunan layanan terhadap pelanggan data, tetapi layanan telepon, SMS dan Blackberry masih dapat berjalan normal.

“Saat ini team Smartfren terus berupaya keras untuk mengembalikan kapasitas jaringan, diharapkan adanya tambahan jaringan pihak ketiga dapat memenuhi 50% dari kapasitas dan dapat segera beroperasi hari ini.

Begitu juga satu jalur Sumatra yang putus, dapat kembali beroperasi malam ini. Kami meminta maaf atas gangguan layanan yang terjadi. Namun kami senantiasa berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang cepat, berkualitas terbaik dan terjangkau untuk masyarakat Indonesia.” Ungkap Merza Fachys, Direktur Smartfren.

Sumber: Smartfren

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar