Pencak Silat Bukanlah Beladiri Kampungan

Pencak Silat adalah beladiri asli bangsa Indonesia yang merupakan warisan nenek moyang kita pada jaman dahulu. Pencak Silat juga melambangkan jati diri bangsa Indonesia, terbukti saat jaman penjajahan berlangsung orang-orang(Pahlawan-pahlawan) yang melawan penjajah pada saat itu kebanyakan adalah orang-orang yag menguasai tekhnik beladiri Pencak Silat. Pencak Silat dalam perkembangannya sering kali disebut masyarakat sebagai beladiri kampungan, padahal dalam kenyataanya Pencak Silat telah mendidik seseorang menjadi pribadi yang sehat dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pencak silat bukan hanya mengajarkan tekhnik-tekhnik beladiri saja seperti kebanyakan beladiri luar negeri yang hanya mengajarkan tehknik beladiri saja. Namun, lebih dari itu Pencak Silat secara garis besar juga mengajarkan Kerohanian untuk memperkuat keyakinan seseorang terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Mengapa masyarakat bangsa kita terutama yang tinggal didaerah perkotaan hanya melihat budaya Pencak Silat dari sisi negatifnya? Mengapa mereka tak pernah mau menengok ke sisi positifnya?


Sangat disayangkan sekali jika hal seperti itu terjadi dimasyarakat lingkungan tempat kita tinggal. Dalam perkembangannya, Pencak Silat telah merambah melalang buana sampai ke luar negeri, seperti Vietnam, Malaysia, Jepang, Arab Saudi, Rusia, Belanda, Amerika, Australia dan Negara-negara lainnya. Bahkan banyak atlit-atlit kita dari IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) telah mengharumkan nama bangsa kita dikancah pertandingan kejuaran pencak silat seluruh dunia. Seharusnya kita patut bangga dan besar hati terhadap budaya pencak silat di Indonesia karena telah membuktikan bahwa pencak silat sanggup mengharumkan nama bangsa ini didunia internasional.  IPSI telah mewadahi dari perguruan maupun organisasi-organisai pencak silat mana pun diIndonesia, seperti Persaudaraan Setia Hati Terate, Persaudaraan Setia Hati, LPSNU Pagar Nusa, Merpati Putih dan organisasi-organisasi serta perguruan-perguruan pencak silat lainnya. Dengan tujuan untuk mengambil dan menyaring atlit-atlit berbakat kita agar bisa tampil dikancah pertandingan pencak silat sedunia dan pada akhirnya mengharumkan nama bangsa Indonesia didunia internasional.

Sebagai gernerasi penerus bangsa sudah sepatutnya kita menghargai dan menjaga budaya pencak silat diIndonesia karena pada dasarnya pencak silat memanglah asli warisan bangsa kita. Masih ingat dengan berita bahwa dahulu Malaysia mengklaim Pencak Silat sebagai Budaya Asli miliknya? Nah, sebenarnya kesalahan tersebut mungkin juga terletak pada generasi bangsa ini yang lebih suka dengan budaya beladiri dari luar negeri dan menghiraukan Pencak Silat yang notabena merupakan warisan bangsa kita. Saya rasa mereka tidaklah memahami bahwa dalam pencak silat terdapat suatu keistimewaan dan kandungan-kandungan manfaat tersendiri dari pada beladiri luar negeri. Saya sangat mengharapkan sekali kepada masyarakat bangsa ini untuk terus menghargai budaya pencak silat warisan bangsa kita dan terus mengembangkannya sampai kapanpun.

Reactions:

1 comments:

  1. Betul sekali kang, saya sebagai generasi penerus bangsa merasa sangat sedih melihat saudara-saudara kita yang berada di perkotaan seakan tidak peduli kepada budaya bangsa ini, khususnya pencak silat. Banyak dari saudara-saudara kita yang lebih memilih bela diri dari luar. Mereka seakan malu dengan budaya bangsa sendiri. Ini menjadi sebuah ironi dimana pencak silat yang sudah diakui oleh dunia internasional kurang mendapat perhatian dari kita sendiri.

    BalasHapus