Mengapa Komputer Tidak Aman dan Apa Kaitannya Dengan Hacker?

Sebagian besar orang mungkin pernah bertanya mengapa komputer tidak aman? Mengapa banyak sekali insiden Hacking pada System Keamanan komputer ? Mengapa virus mudah menyusup ke dalam system keamanan komputer? Mengapa komputer dalam hal  System Securitynya pun juga tidak menjamin 100% aman?  Mengapa sampai-sampai muncul banyak perusahaan pembuat Anti Virus yang menyatakan bahwa Produk Anti Virusnya adalah yang terbaik dari Produk-produk Anti Virus lainnya dan mampu melindungi System keamanan  komputer dengan baik ?



Sudah cukup banyak pertanyaan yang bertubi-tubi di atas sehingga membuat sebagian orang tersebut merasa takut kalau ada apa-apa sama komputer kesayangannya.  Ketauhilah kawan bahwa pada dunia internet sekarang ini, setiap komputer rentan sekali terhadap penyusupan baik itu penyusupan virus maupun insiden hacking. Situs Web/Blog yang paling aman sekalipun bisa mempunyai bahaya malware yang tersembunyi. Sekarang media internet pun telah berkembang pesat, dengan mudahnya kita bisa berbagi foto, meliat video di internet, bisa mendownload ribuan lagu maupun berbagai macam video secara gratis, dan transaksi online pun juga lebih mudah sekarang lewat internet.

Bahkan komunikasi dengan teman pun bisa menjadi mudah lewat e-mail, Chatting, bahkan jejaring sosial(Facebook, Twitter, Dll).Namun, hal-hal di atas tersebut juga mempermudah masuknya berbagai macam virus ke komputer anda sehingga computer anda mudah terinveksi virus tersebut. Parahnya lagi hal tersebut malah mempermudah para pencuri identitas untuk memasang malware yang secara diam-diam menjalankan dirinya maupun virusnya di komputer anda. Di sini saya akan mencoba memberikan sedikit pengetahuan saya tentang penyebab gangguan keamanan komputer.

Ketauhilah, banyaknya gangguan pada system keamanan komputer dan juga insiden hacking akhir-akhir ini sebagian besar di sebabkan oleh hal-hal berikut:


1.    Admistrator Tidak Mengoptimalkan Fitur Sekuriti Pada Komputer

Administrator sering kali gagal mengoptimalkan fitur sekuriti pada Operating Systemnya baik itu  Windows mapun Unix (Linux)  karena menurutnya jika hal tersebut dilakukan bisa menyebabkan masalah bagi end user. Bahkan banyak end user pun juga mengaibaikan fitur sekuriti dengan memilih password yang tidak unik dan mudah di tebak seperti, “123456789” dan juga tidak pernah mengganti password. Vendor mengemas softwarenya dengan fitur disable sehingga user awam pun tidak akan terhalang, tidak perlu mengerti dan tidak perlu menyettingnya secara tepat sebelum menggunakannya. Karena hal tersebutlah menjadi alasan paling umum gagalnya system sekuriti pada computer.

2.    Fitur Baru Terlalu Cepat diLempar ke Pasar

Tanpa banyak pertimbangan ke Sekuriti, para vendor berusaha untuk menambah fitur agar Software mereka lebih berguna. Misalnya, penambahan dukungan scripting pada Microsof Outlook dan Outlook Express. Awalnya para ahli sekuriti computer menertawakan orang-orang yang menghubungkan bahasa pemrogaman dengan system E-mail.  Para ahli sekuriti komputer tersebut mengabaikan Virus E-mail karena mereka beranggapan bahwa virus memerlukan lingkungan eksekusi seperti bahasa pemrograman untuk bisa memperbanyak dirinya.  Jelas kawan, serangan virus e-mail sekarang sudah diperkirakan dan diperingatkan sebelumnya namun diabaikan oleh para vendor. Karena mereka ingin memasukkan fitur baru yang mungkin hanya sedikit sekali user yang benar-benar memakainya.

3.    Banyaknya User Yang Tidak Menghargai Sekuriti

Mungkin hal inilah yang sering terjadi disekitar kita. Terlebih bagi mereka mahasiswa yang berada dilingkungan kampus yang mayoritas hanya menyuakai suatu Operating System hanya dari sisi tampilannya saja dan tanpa mempertimbangkan aspek-aspek lainnya. Hal tersebut juga telah terjadi pada kawan-kawan saya Mahasiswa diKediri. Menurut saya mereka tidak benar-benar menghargai sekuriti dan mereka sangat menyukai sesuatu yang baru tanpa memikikan fungsinya terlebih dahulu.  Jika mereka menghargai sekuriti, mereka tentu masih menggunakan software lama yang telah teruji sebelumnya dan mereka tidak akan langsung tergoda dengan adanya versi baru yang bermunculan dipasaran.  Ehhh, Mungkin mereka takut kalau dikira ketinggalan jaman sama kawan-kawannya!hehehe


4.    Programer  Tidak Bisa Secara Teliti Memperkirakan Adanya Cacat

Para programmer jarang memikirkan bahwa status fungsi mereka mungkin bisa berubah menjadi sembarang nilai pada waktu kode dijalankan. Mereka hanya mengecek nilai yang mereka kirim sendiri ke situ. Setelah kode melewati pengecekan debug yang biasa, kode tersebut langsung didistribusikan tanpa diTes dahulu dengan sekumpulan data acak.


5.    Pesatnya Perkembangan Komputer, Jaringan Internet dan Berbagai Macam Software

Sekarang sudah dapat di lihat, Tekhnologi komputer, Software beserta jaringan internet telah berkembang jauh lebih pesat sehingga sulit untuk memperkirakan apa yang akan terjadi nanti dikemudian hari.


6.    Vendor Tidak Mengungkapkan Adanya Cacat Pada Operating Systemnya

Kebanyakan para Vendor menyembunyikan masalah pada Operating System mereka dan hal tersebut tentu saja memperkecil pembicaraan tentang adanya cacat pada program mereka. Namun sebaliknya, para hacker segera mempublikasikan cacat yang telah mereka temukan ke seluruh dunia melalui internet. Hal tersebut menunjukkan bahwa cacat tersebar jauh lebih luas dibanding solusi untuk menangani cacat tersebut.

7.    Patch Tidak Terinstal Secara Luas

Pada waktu ditemukannya masalah pada Sekuriti disuatu software, vendor akan memperbaiki masalah tersebut kemudian mempublikasikan Patch tersebut di  Internet dan mengirim E-mail pemberi tahuan kepada user yang telah terdaftar sebelumnya. Namun sayangnya, tidak semua mendapatkan pemberitahuan tersebut atau menginstal patch tersebut. Parahnya lagi, mayoritas user tidak pernah menginstal patch sekuriti kecuali jika mereka benar-benar telah dihacked.

Dengan menyebar luasnya kasus di atas, mungkin anda akan bertanya lagi apakah masalah sekuriti tersebut bisa di selesaikan dan bagaimana solusinya? Nah, perlu digaris bawahi kawan bahwa sekalipun setiap software mempunyai cacat dari sononya namun ada banyak sekali tips dan trik yang bisa kita aplikasikan untuk memperbaiki masalah tersebut serta menjadikannya sebagai solusi. Seperti, membatasi sekuriti dengan Firewall bisa membantu menjauhkan hacker dari System. Satu lagi yang terpenting adalah menginstal Anti Virus yang benar-benar baik dan telah teruji kehandalannya untuk melindungi System sekuriti komputer kita.

 Saya sarankan gunakan saja Kaspersky Anti Virus maupun Kaspersky Internet Sekurity karena hal tersebut berdasarkan pengalaman saya sendiri  yang telah mencoba berbagai macam Anti Virus. Namun, pilihan saya jatu pada Kaspersky Anti Virus dan Kaspersky Internet Security yang menurut saya pribadi memang lebih handal dalam memberantas berbagai macam malware, virus dan juga bisa mendeteksi software yang rentan terhadap serangan virus serta fitur-fitur lainnya yang canggih dalam memproteksi keamanan komputer.

Demikian penjelasan dari saya dan jika ada kurang lebihnya saya mohon maaf karena tidak ada manusia yang sempurna. Oh ya, bagaiamna menurut anda? Silahkan tuangkan ke kolom komentar.
Terima kasih..

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar